Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 Januari 2017

Kisah Nabi Ya'qub

Ya'qub (Ibrani: יַעֲקֹב Yaʿaqob, bahasa Arab: يعقوب Yaʿqūb) adalah seorang nabi yang merupakan putra Ishaq bin Ibrahim. Ya'qub memiliki seorang saudara kembar bernama Ishau. Nabi Ya'qub, yang kemudian dinamai Israel (Ibrani: יִשְׂרָאֵל Yiśrāʾēl, bahasa Arab: اسرائيل Isrāʾīl),Nabi Ya'qub dan Ishau dilahirkan oleh istri Nabi Ishaq yang bernama Ribkah, sewaktu Nabi Ishaq berusia 60 tahun. Kedua anak kembar ini terlahir dengan tubuh Ishau sebagai yang pertama kali keluar diikuti tubuh Ya'qub dalam keadaan tangan menggenggam tumit kakaknya.Nabi Ishaq sangat menyayangi Ishau, sebab Nabi Ishaq menganggap Ishau sebagai putra sulung yang kelak menerima warisan anugerah dari ayahnya. Sementara itu, NabiYa'qub merupakan cucu kesayangan Nabi Ibrahim, sebab Nabi Ya'qub senang tinggal di rumah untuk berada dekat serta belajar dari dirinya. Nabi Ya'qub juga menjadi anak kesayangan ibunya, Ribkah, sebab si putra bungsu gemar membantu serta rajin mengurus rumah untuk meringankan pekerjaan orang tua.
Antara kedua saudara kembar ini tidak terdapat suasana rukun dan damai serta tidak ada menaruh kasih-sayang satu terhadap yg lain bahkan Ishu mendendam dengki dan iri hati terhadap Ya’qub saudara kembarnya yg memang dimanjakan dan lbh disayangi serta dicintai oleh ibunya. Hubungan mereka yg renggang dan tidak akrab itu makin buruk dan tegang setelah diketahui oleh Ishu bahwa Ya’qublah yg diajukan oleh ibunya ketika ayahnya minta kedatangan anak-anaknya utk diberkahi dan didoakan sedangkan dia tidak diberitahu dan karenanya tidak mendapat kesempatan seperti Ya’qub memperoleh berkah dan doa ayahnya Nabi Ishaq.