Daerah-daerah di Indonesia dikenal sebagai asal munculnya beberapa alat musik tiup yang kini banyak dikenal dan beberapa alat musik itu masih ada yang dilestarikan oleh masyarakat setempat hingga sekarang.Akan tetapi, seiring dengan kemajuan jaman kegemaran menggunakan alat musik tiup ini bisa menurun disebabkan oleh hadirnya alat musik modern. Maka dari itu, perlu adanya rasa cinta budaya dan sejarah Indonesia, ditanamkan pada generasi muda Indonesia sejak dini, mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga perguruan tinggi (PT).Mengenal Lebih dalam Tentang Alat Musik TiupAlat musik tiup merupakan suatu alat musik yang mengandung suatu jenis penalun (resonator), biasanya berbentuk seperti tabung memanjang, yang kolom udara di dalamnya digetarkan dengan cara ditiup ke atau melalui suatu tempat di ujung penalun. Titinada (pitch) getaran ditentukan oleh panjang tabung dan modifikasi manual panjang efektif kolom getar udara.Cara memperoleh nada alat musik tiup:
Mengubah panjang kolom udara getar dengan cara, mengubah panjang tabung melalui pengaturan katup (lihat katup putar dan katup piston) yang dilewati oleh udara melalui tabung tambahan sehingga meningkatkan panjang keseluruhan tabung, dan menurunkan titik nada dasar. Cara ini digunakan hampir semua alat musik logam (brass instrument).
Mengubah panjang kolom udara getar dengan cara, mengubah panjang efektif tabung dengan menutup atau membuka lubang di sisi tabung. Ini bisa dilakukan dengan menutup lubang dengan jari atau menekan suatu kunci yang akan menutup lubang. Cara ini digunakan oleh hampir semua alat musik tiup kayu (woodwind instrument).
Mengubah panjang kolom udara getar dengan cara, memperpanjang tabung menggunakan mekanisme geser. Cara ini digunakan pada alat musik tiup seperti trombon. Menggetarkan kolom udara pada berbagai harmoni tanpa mengubah panjang kolom udara.
Alat musik tiup dibagi menjadi dua kategori utama:a. Alat musik tiup kayu (woodwind instrument)b. Alat musik tiup logam (brasswind instrument)1. Alat musik tiup Klarinet Gambar alat musik tiup :vania giraldi.comDua buah klarinet sopran: klarinet A (bawah) dan klarinet B (atas), tanpa mouthpiece). Kedua klarinet tersebut menggunakan keywork.Klarinet adalah instrumen musik berasal dari keluarga woodwind. Nama Klarinet diambil dari penambahan akhiran “-et” yang berarti “kecil” pada kata Itali “clarino” yang berarti “trompet”.Tidak jauh beda dengan alat musik tiup saksofon, klarinet juga dimainkan dengan menggunakan satu reed.2. Alat musik tiup Oboe Gambar alat musik tiup :Obo adalah alat musik double reed jenis woodwind. obae merupakan keturunan dari shawm. Kata “obo” berasal dari bahasa Perancis hautbois, berarti “high wood”. Alat musik tiup ini kadang masih disebut dengan nama hautboy dalam bahasa Inggris. Seorang musikus yang memainkan alat musik tiup oboe disebut obois.Dibandingkan dengan instrumen woodwind lainnya, oboe mempunyai suara yang jernih dan melengking. Suara oboe bisa terdengar jelas dalam ansambel yang besar sehingga suaranya bisa dengan mudah didengar ketika tuning.Orkestra umunya melakukan tuning dengan mendengarkan suara oboe memainkan A concert (biasanya A440, juga terkadang lebih tinggi). Oboe di-pitch di C concert.3. Alat musik tiup SaksofonGambar alat musik tiup : YOPI MUSIC School.comSaksofon adalah alat musik instrumen yang masih termasuk dalam golongan keluarga brasswind. Saksofon umumnya terbuat dari logam dan dimainkan menggunakan single-reed sama halnya seperti klarinet.Saksofon yang merupakan alat musik tiup ciptaan dari Adolphesax pada tahun 1846, umumnya dihubungkan dengan popular music, big band music dan music jazz, namun awalnya ditujukan sebagai instrumen orkestra dan band militer.Sampai sekarang ini terdapat berbagai macam merk saksofon yang beredar di pasaran seperti; Yamaha, Selmer, Conn, Jupiter, Yanagisawa, La Fleur, L.A.Sax, Lincoln, Weril, Lark dan Subaru.Sedangkan orang yang memainkan saksofon disebut saksofonis.Beberapa nama pemain saksofonis Indonesia yang terkenal pada massanya : Didiek S.S.S, Paulus Cucuripet, Kenny Joe, Embong Rahardjo (alm).Beberapa nama pemain saksofonis International Legendaris yang terkenal pada massanya : Stanley Turrentine, Coleman Hawkins, Charlie Parker, Zoot Sims,Joe HendersonBeberapa nama pemain saksofonis International masa kini yang terkenal sampai sekarang : Eric Marienthal, Kenny G, Sadao Watanabe, Dave Koz,Richard Elliot,Kirk Whalum,Kenny Garrett.4. Alat musik tiup FluteGambar alat musik tiup :Chesbro Music Retail.comalat musik Flute adalah instrumen musik yang masih satu keluarga dari woodwind. Suara flute berkarakter lembut dan bisa dikombinasikan dengan alat musik lainnya dengan baik.Alat musik Flute modern untuk profesional umumnya terbuat dari perak, emas atau kombinasi dari keduanya. Sedangkan flute untuk student umumnya terbuat dari nikel-perak, atau logam yang dilapisi dengan perak.Flute concert standar di-pitch di C dan memiliki jangkauan nada 3 oktaf dimulai dari middle C. Namun, pada beberapa flute untuk profesional ada bebraoa kunci tambahan untuk mencapai nada B di bawah middle C.Ini berarti alat musik flute merupakan salah satu instrumen orkestra yang tinggi, hanya piccolo yang melibihi tinggi dari flute. Piccolo adalah flute kecil yang di-pitch satu oktaf lebih tinggi dari flute concert standar. Piccolo juga biasanya digunakan dalam orkestra.Alat musik Flute concert modern mempunyai banyak varian. Thumb key B-flat (diciptakan dan dirintis oleh Briccialdi) standar. Tapi, B foot joint adalah pilihan ekstra untuk model menengah ke atas dan profesional.Open-holed flute, juga umum disebut French Flute (di mana beberapa kunci mempunyai lubang di tengahnya sehingga pemain harus menutupnya dengan jarinya) umum pada pemain tingkat konser.Akan tetapi, beberapa pemain flute (terutama student, dan bahkan beberapa pemain profesional) memilih closed-hole “plateau” key. Student umumnya menggunakan penutup sementara untuk menutup lubang tersebut sampai mereka bisa menguasai penempatan jari yang sangat tepat.Beberapa orang mempercayai bahwa open-hole key bisa menghasilkan proyeksi suara yang lebih keras dan lebih jelas pada nada-nada rendah.5. Alat musik tiup Terompet Gambar alat musik tiup :senimusik-musicart.blogspot.comTerompet adalah alat musik tiup logam. yang terletak pada jajaran tertinggi di antara tuba, sousafon, eufonium, French horn, trombon, dan Bariton. Terompet di-pitch di Bb.Alat musik terompet hanya memiliki tiga tombol, dan pemain trompet harus menyesuaikan embouchure untuk mendapatkan nada yang berbeda dan bagus.Jenis trompet yang paling umum adalah trompet Bb, tapi trompet C, D, Eb, E, F, G dan A juga dapat ditemukan. Trompet C paling umum digunakan dalam orkestra Amerika, bentuknya yang lebih kecil memberikan suara yang lebih cerah, dan hidup dibandingkan dengan trompet Bb.6. Alat musik tiup Trombon Gambar alat musik tiup :brass.comTrombon adalah alat musik tiup logam. Seperti halnya dengan alat musik tiup logam lainnya, suara dihasilkan dengan menggetarkan bibir.Kata trombon diambil dari bahasa Itali tromba yang berarti terompet dan -one (akhiran yang berarti besar), maka secara bahasa tulis arti trombon adalah “terompet besar”. Karena memang jika dilihat secara ukuran trombon lebih besar daripada terompet. Pemain trombon disebut trombonis.7. Alat musik tiup Harmonika Gambar alat musik tiup :Harmonicalovers Blog.comHarmonika adalah suatu alat musik yang paling mudah dimainkan. Cara Memainkannya adalah denganl meniup dan menghisapnya, maka harmonika akan mengeluarkan suara yang cukup bagus.Harmonika merupakan alat musik tradisional yang berasal dari negara China yang bernama ‘Sheng’ yang telah digunakan kira-kira 5000 tahun yang lalu sejak kekaisaran Nyu-kwa.Harmonika modern ditemukan oleh Christian Friedrich Buschmann pada tahun 1821. Sebuah instrumen musik tiup sederhana yang terdiri dari plat-plat getar dari logam yang disusun sedemikian rupa secara horozontal dengan desain yang dibilang kurang baik dan hanya menyediakan nada tiup kromatis.Desain awal dari Buschman akhirnya banyak ditiru dan dimodifikasi sehingga terlihat lebih bagus dan lebih baik lagi. Salah satu contohnya adalah harmonika buatan Richter yang merupakan desain awal dari sebuah harmonika modern.Pada tahun 1826 beliau mengembangkan pilihab harmonika dengan 10 lubang tetap dan 20 pelat getar dengan pemisahan fungsi pelat antara yang ditiup dan yang dihisap. Akhirnya, nada yang dibuat oleh Richter disebut sebagai nada diatonis dan merupakan nada standard harmonika.Bisnis alat musik tiup Harmonika dimulai pada tahun 1857 saat pengrajin jam Jerman bernama Matthias Hohner memutuskan untuk menjadi produsen harmonika. Dibantu oleh keluarganya, ia dapat memproduksi 650 harmonika tahun itu.Kemudian Hohner memperkenalkan harmonika ke Amerika Utara pada 1862 sebuah langkah yang membawa pabrikan Hohner menjadi produsen nomor satu untuk jenis alat musk harmonika.Pada 1887 Hohner telah memproduksi lebih dari 1 juta harmonika per tahunnya. Sekarang, Hohner sudah memproduksi lebih dari 90 model harmonika yang berbeda jenis, nada, dan model. Yang memungkinkan sipemain untuk memainkan berbagai macam gaya musik mulai dari pop, rock, blues, country, ska dan bermacam-macam lainnya.
Pemantulan bunyi terjadi karena gelombang bunyi menabrak bidang pantul kemudian gelombang bunyi tersebut dipantulkan oleh bidang pantul tesebut. Ketika kita mendengar suara petir, mungkin kita juga akan mendengar suara susulan yang merupakan gema suara aslinya. Suara susulan ini terjadi akibat adanya bunyi yang menumbuk dinding penumbuk, kemudian dipantulkan oleh dinding itu. Tidak semua bunyi yang mengenai dinding pemantul akan dipantulkan. Ada sebagian bunyi tersebut yang diserap dinding pemantul. Kemampuan suatu permukaan dalam memantulkan bunyi tergantung pada keras lunaknya permukaan.
Pemantulan bunyi mengikuti suatu aturan hukum pemantulan bunyi sebagai berikut. “Bunyi datang, garis normal, dan bunyi pantul terletak dalam satu bidang datar. Sudut datang sama besar dengan sudut pantul”.
Sudut datang adalah sudut antara bunyi datang dengan garis normal. Sudut pantul adalah sudut antara bunyi pantul dengan garis normal. Garis normal adalah garis tegak lurus bidang pantul melalui titik jatuh bunyi datang.
Bunyi pantul dapat memperkuat bunyi asli jika jarak dinding pantul tidak jauh dari sumber bunyi. Misalnya, bunyi kereta api ketika masuk terowongan akan terdengar semakin kuat. Dari uraian itu dapat disimpulkan bahwa kuat bunyi yang didengar tergantung pada :
Suara gurumu di dalam kelas akan lebih keras dibandingkan dengan suara guru olah ragamu di lapangan. Itu dikarenakan suara di dalam ruangan akan dipantulkan oleh dinding-dinding ruangan.
b. Gaung atau kerdam
Bunyi pantul yang datangnya hanya sebagian yang bersamaan dengan bunyi asli sehingga bunyi asli menjadi tidak jelas disebut gaung atau kerdam.
Gaung atau kerdam dapat terjadi di gedung bioskop, gedung pertunjukan, gedung pertemuan, studio radio, dan lain-lain. Untuk menghindari terjadinya gaung, pada dinding gedung-gedung tersebut biasanya dilapisi bahan yang dapat meredam bunyi disebut bahan akustik. Misalnya, kain wol, kapas, karton, papan karton, gabus, dan karet busa.
c. Gema
Bunyi pantul dapat terdengar dengan jelas seperti bunyi aslinya karena antara bunyi pantul dengan bunyi asli tidak saling mengganggu. Hal ini dimungkinkan jika jarak antara dinding pemantul dengan sumber bunyi jauh. Karena jarak yang jauh, bunyi akan berjalan menempuh jarak yang jauh. Waktu yang digunakan untuk memantul juga lama. Ketika bunyi asli sudah selesai diucapkan, bunyi pantul mungkin masih di perjalanan. Akibatnya, bunyi pantul terdengar jelas setelah bunyi asli. Bunyi pantul yang terdengar jelas setelah bunyi asli disebut gema. Gema dapat terjadi di lereng-lereng gunung atau di lembah-lembah.
Dalam satu sekon biasanya dapat diucapkan lima suku kata. Berapa waktu yang diperlukan untuk mengucapkan satu suku kata? Untuk mendapatkan gema dari satu suku kata, bunyi pantul harus datang secepat-cepatnya setelah 1/5 sekon, yaitu setelah suku kata tersebut selesai diucapkan. Dengan demikian, selama 1/5 sekon bunyi telah menempuh jarak dua kali jarak antara sumber bunyi dan dinding pemantul. Jadi, untuk 1 suku kata, jarak dinding pemantul adalah :
Untuk n suku kata, jarak dinding pemantul adalah
Waktu terdengar gema, artinya bunyi telah menempuh jarak tersebut pergi-pulang. Jika jarak d dan waktu yang dibutuhkan t maka kecepatan bunyinya adalah :
b. Pengukuran kedalaman laut dengan pemantulan bunyi
Bagaimana mengukur kedalaman laut? Sebuah sumber getar yang disebut osilator dipasang pada dinding kapal bagian bawah. Di dekat osilator dipasang hidrofon, yaitu alat yang dapat menangkap getaran.
Untuk mengukur kedalaman laut, osilator digetarkan. Getaran ultrasonik yang dihasilkannya diarahkan ke dasar laut. Oleh dasar laut, getaran ini dipantulkan dan diterima hidrofon. Sebuah alat pencatat akan mencatat selang waktu antara getaran dikirim dan getaran pantul yang diterima. Jika cepat rambat bunyi di air laut diketahui maka kedalaman laut dapat dihitung.
Bunyi dapat dipantulkan. Bunyi pantul yang terdengar setelah terdengarnya bunyi asli disebut gema. Bunyi pantul yang sebagian terdengar bersamaaan dengan bunyi asli disebut gaung atau kerdam dari bunyi pantul tersebut.
Sumber : http://fisikazone.com/pemantulan-bunyi-bunyi-pantul/
Sebuah benda akan terjadi jika benda tersebut memiliki frekuensi sama dengan benda yang sedang bergetar. Gejala ikut bergetarnya suatu benda karena getaran benda lain disebut resonansi. Dalam kehidupan sehari-hari, resonansi memegang peranan sangat penting. Suara dawai gitar dan beruk (sejenis kera) terdengar keras karena adanya peristiwa resonansi.
Dua buah garpu tala yang mempunyai frekuensi sama diletakkan pada kotak yang diberi kotak udara. Jika garpu tala Akemudian digetarkan dengan cara dipukul dengan alat pemukul dan dibiarkan bergetar beberapa saat kemudian dipegang hingga berhenti bergetar, ternyata garpu tala B yang didekatnya terlihat masih bergetar.
Hal tersebut bisa terjadi karena getaran yang dihasilkan oleh garpu tala A merambat di udara dan menggetarkan garpu tala B. Peristiwa itu disebut resonansi. Tetapi sekitainya frekuensi garpu tala B tidak sama dengan frekuensi garpu tala A, maka garpu tala B tidak akan bergetar. Jadi, dapat disimpulkan resonansi adalah ikut bergetarnya suatu sumber bunyi akibat sumber bunyi yang lain.
Syarat terjadinya resonansi adalah frekuensi sumber-sumber bunyi tersebut sama. Akibat resonansi yaitu dapat memperkuat bunyi aslinya. Beberapa alat yang dapat menunjukkan peristiwa resonansi antara lain sebagai berikut.
Jika garpu tala dengan frekuensi tertentu dibunyikan di atas kolom udara, kemudian kolom udara digerakkan naik turun, maka suatu saat terdengar bunyi yang lebih keras dari bunyi aslinya secara berulang-ulang. Pada saat terdengar bunyi yang keras dari bunyi aslinya tersebut dikatakan dalam kolom udara terjadi peristiwa resonansi.
Pada saat terjadi perkerasan pertama dikatakan terjadi resonansi I.
Pada saat terjadi perkerasan kedua dikatakan terjadi resonansi II.
Resonansi Kolom Udara
Pada saat terjadi perkerasan ketiga dikatakan terjadi resonansi III dan seterusnya
Resonansi I syaratnya jika L = 1/4 λ
Resonansi IIsyaratnya jika L = 3/4 λ
Resonansi III syaratnya jika L =5/4 λ
Keterangan:
L adalah panjang kolom udara di atas permukaan air. λ adalah panjang gelombang bunyi yang terbentuk.
Dengan percobaan resonansi pada kolom udara tersebut dapat ditentukan kecepatan bunyi di udara pada saat itu dengan menggunakan persamaan :
V = λ . f
Dimana :
v adalah kecepatan bunyi (dalam m/detik) λ adalah panjang gelombang (dalam meter) f adalah frekuensi sumber bunyi (dalam Hz)
Jika getaran yang didengar lebih kuat, ini menunjukkan adanya resonansi dari udara di dalam tabung. Dengan demikian adanya resonansi bunyi, mengakibatkan bunyi asli menjadi lebih keras. Pada alat-alat seperti gitar, biola, kentongan, beduk, dan lain-lain diberi kotak yang berisi udara. Hal ini dimaksudkan karena udara mudah beresonansi maka bunyi yang dihasilkan oleh alat-alat tersebut menjadi lebih keras.
Resonansi Selaput Tipis
Bagian yang sangat penting pada telinga kita dalah gendang pendengaran. Bagaimana jika gendang pendengaran kita rusak? Selaput gendang sangat mudah beresonansi. Jika ada bunyi dari luar yang masuk lewat lubang telinga maka selaput gendang pendengaran akan bergetar. Dengan adanya getaran ini, terjadilah resonansi.
Akibat resonansi, kita dapat mendengar bunyi-bunyi di sekitar kita. Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa syarat terjadinya resonansi adalah :
frekuensinya sama;
ada selaput tipis;
ada ruang udara yang panjangnya sama dengan bilangan ganjil 1/4 kali panjang gelombang.
Resonansi Dapat Memperkuat Bunyi Asli
Bunyi yang dihasilkan garpu tala sebenarnya tidak terlalu keras. Namun, ketika terjadi resonansi dengan kolom udara, suara garpu tala menjadi cukup nyaring terdengar. Di sekitar selaput suara manusia terdapat udara. Ketika selaput suara bergetar, udara ini akan ikut bergetar. Getaran udara ini akan mengakibatkan suara manusia terdengar nyaring.
Kerugian Akibat Resonansi
Tidak selamanya resonansi menguntungkan. Bunyi ledakan bom yang sangat keras dapat menimbulkan getaran yang dapat meruntuhkan gedung-gedung. Getaran kereta api yang lewat menyebabkan bagianbagian rumah yang ada di pinggir rel ikut bergetar. Jika hal ini terjadi terus-menerus dan dalam waktu yang lama maka rumah akan cepat rusak karena proses resonansi.
Sumber : http://fisikazone.com/resonansi/resonansi-kolom-udara/
Warna bunyiadalah
perbedaan suara pada bunyi. Setiap bunyi memiliki warna bunyi masing-masing.
Contoh Ketika sebuah gitar dan organ memainkan lagu yang sama, kamu masih dapat
membedakan suara kedua alat musik tersebut. Meskipun kedua alat musik tersebut
mempunyai frekuensi yang sama, tetapi bunyi yang dihasilkan oleh kedua sumber
bunyi tersebut bersifat unik.
Keunikan setiap bunyi dengan bunyi lainnya meskipun mempunyai
frekuensi yang sama disebut sebagai warna bunyi. Jadi timbre atau warna bunyi
adalah perbedaan bunyi yang dihasilkan antara dua bunyi walaupun kedua bunyi
tersebut memiliki nada yang sama.
Pada saat bermain alat musik, kamu dapat membedakan bunyi yang bersumber dari alat musik gitar, piano dan lain-lain. Setiap musik akan mengeluarkan suara yang khas. Suara yang khas ini disebut kualitas bunyi atau yang sering disebut timbre. Begitu pula pada manusia, juga memiliki kualitas bunyi yang berbeda-beda, ada yang memiliki suara merdu atau serak. Kualitas Bunyi atau
Timbre umumnya, sumber nada tidak bergetar hanya pada nada dasarnya, tetapi disertai pula oleh nada‑nada atasnya. Gabungan nada dasar dan nada‑nada atas menghasilkan bentuk gelombang tertentu untuk setiap sumber nada yang menunjukkan kualitas bunyi atau timbre dari sumber nada. Sebagai contoh, nada suling dan nada terompet pada frekuensi yang dibedakan bunyinya. Nah, suara yang khas ini disebut kualitas bunyi atau timbre.
Saat mendengar bunyi kita dapat membedakan sumber bunyi karena setiap gelombang bunyi memiliki frekuensi dan amplitude yang berbeda meskipun perambatanya terjadi pada medium yang sama
Tinggi rendah dan kuat lemah bunyi
Pada orang dewasa, suara perempuan lebih tinggi dibandingkan suara laki-laki. Itu disebabkan oleh pita suara laki-laki bentuknya lebih panjang dan berat, mengakibatkan suara dasar sebesar 125 Hz, sedangkan perempuan memiliki nada dasar saru oktaf (dua kali lipat) lebih tinggi, yaitu sekitar 250 Hz. Bunyi dengan frekuensi tinggi akan menyebabkan telinga sakit dan nyeri karena gendang telinga iku begetar lebih cepat. Semakin besar frekuensi bunyi maka semakin tinggi nadanya.
Garpu talah yang digetarkan pelan-pelan menghasilkan simpangan yang ecil, sehingga amplitude gelombang yang dihasilkan juga kecil. Kuat lemahnya suara ditentukan oleh ampitudonya.
Frekuensi senar yang bergetar di pengaruhi oleh
Panjang senar, semakin panjan senar, semakin rendah frekuensi yang dihasilkan
Tegangan senar, semakin besar tegangan senar, semakin tinggi frekuensi yang dihasilkan
Luas penampang senar, semakin kecil penampang senar, semakin tinggi frekuensi yang dihasilkan
Nada
Bunyi music lebih indah di dengar dari pada suara keributan karena bunyi music memiliki frekuensi getaran teratur yang disebut nada, sebaliknya bunyi yang memiliki frekuensi getaran yang tidak teratur disebut desah.
Warna atau kualitas bunyi
Setiap alat music mengeluarkan suara yang khas, suara yangkhas ini disebut kualitas bunyi ata timbre. Manusia juga memiliki kualitas suara yang berbeda beda ada yang merdu ada yang tidak
Resonasi
Pada saat kita memukul kentongan, maka kentongan tersebut akan bergetar dan membuat suara kentongan lebih besar. Hal inilah yang disebut resonasi. Resonasi dapat terjadi pada kolom udara. Bunyi akan terdengar kuat ketika panjang kolom udara mencapai satu per empat bagian panjang gelombang bunyi. Resonansi kolom udara dimanfaatkan manusia untuk alat music seperti kendang, gitar, alat music tiup, alat music gesek, gamelan, dll.
Sebenarnya telinga manusia juga menggunakan prinsip resonasi, yaitu saat kita berbicara, kita dapat mengatur suara menjadi lebih tinggi atau rendah. Organ yang berperan dalam pengaturan terjadinya suara adalah pita suara dan kotak suara yang berupa pipa pendek. Pada saat kita berbicara, pita suara akan bergetar. Getaran itu akan diperkuat oleh udara dalam kotak suara yang beresonasi dengan pita suara pada frekuensi yang sama. Akibatnya, amplitude lebih besar sehingga kita dapat mendengar suara yang nyaring.
Pemantulan bunyi
Contoh pemantulan bunyi yaitu saat kita berada pada ruang tertutup suara tersebut akan terdengar lebih besar dibandingkan dengan pada ruangan terbuka.
Sumber : http://athiyyahzayyan95.blogspot.co.id/2015/06/karakteristik-bunyi.html
Dalam klarifikasi bunyi. Bunyi itu dapat digolongkan menjadi beberapa jenis yaitu, sebagai berikut : 1. Berdasarkan frekuensi Berdasarkan frekuensi, bunyi itu dapat dibagi menjadi tiga golongan, yaitu: a. infrasonik, yaitu bunyi yang punya frekuensi kurang dari 20 Hz. Bunyi infrasonik ini tidak dapat didengar oleh manusia,karena mungkin terlalu kecil jadi sulit di dengar oleh kita dan yang bisa mendengar ini Cuma beberapa hewan saja, seperti anjing dan jangkrik. b. audiosonik, yaitu bunyi yang punya frekuensi antara 20 Hz-20.000 Hz. Bunyi audiosonik adalah gelombang bunyi yang dapat didengar oleh telinga kita lho.. yaitu manusia… c. ultrasonik, yaitu bunyi yang punya frekuensi lebih dari 20.000 Hz. Bunyi ini tidak dapat didengar oleh telinga manusia karena terlalu besar kalu kita bisa dengar, kuping kita akan merasa sakit, dan bunyi ini dapat didengar oleh beberapa hewan saja, seperti lumba-lumba dan kelelawar. Bunyi ultrasonik ini juga sering digunakan oleh manusia pada aplikasi radar untuk mendeteksi kedalaman laut dan objek tertentu, serta dapat digunakan untuk mengukur panjang gua dan ketebalan logam di industri.
2. Berdasarkan keteraturan frekuensi Berdasarkan keteraturan frekuensinya, bunyi itu dapat digolongkan sebagai berikut. a. nada, yaitu bunyi yang punya frekuensi yang teratur. Contohnya kayak bunyi alat musik. b. desah, yaitu bunyi yang punya frekuensi tidak teratur. Contohnya kayak bunyi desiranangin dan piring jatuh. c. dentum, yaitu bunyi desah yang sangat keras dan bisa mengagetkan pendengaran kita.Contohnya kayak bunyi bom, ledakan, atau halilintar.
Sumber : http://klikbelajar.com/umum/frekuensi-pada-bunyi/
Bunyi atau suara adalah
pemampatan mekanis atau gelombang longitudinal yang
merambat melalui medium. Medium atau zat perantara ini
dapat berupa zat cair, padat, gas. Jadi,
gelombang bunyi dapat merambat misalnya di dalam air, batu bara, atau udara.
Kebanyakan suara adalah
gabungan berbagai sinyal getar terdiri dari gelombang harmonis, tetapi
suara murni secara teoritis dapat dijelaskan dengan kecepatan getar osilasi atau frekuensi yang diukur dalam satuan getaran Hertz (Hz)
dan amplitudo atau kenyaringan
bunyi dengan pengukuran dalam satuan tekanan suara desibel (dB).
Manusia mendengar bunyi
saat gelombang bunyi,
yaitu getaran di udara atau medium lain, sampai ke gendang telinga manusia. Batas frekuensi bunyi yang dapat
didengar oleh telingamanusia berkisar antara 20 Hz sampai 20 kHz pada
amplitudo berbagai variasi dalam kurva responsnya. Suara di atas 20 kHz
disebut ultrasonik dan di bawah 20 Hz
disebut infrasonik.
Ada
beberapa syarat yang harus dipenuhi agar bunyi dapat terdengar. Syarat terjadi
dan terdengarnya bunyi adalah:
ada benda yang
bergetar (sumber bunyi)
ada medium yang
merambatkan bunyi, dan
ada penerima
yang berada di dalam jangkauan sumber bunyi
Bunyi
memiliki cepat rambat yang terbatas. Bunyi memerlukan waktu untuk berpindah
dari satu tempat ke tempat lain. Cepat rambat bunyi sebenarnya tidak terlampau
besar. Cepat rambat bunyi jauh lebih kecil dibandingkan denga cepat rambat
cahaya. Bahkan sekarang orang telah mampu membuat pesawat yang dapat terbang
beberapa kali daripada cepat rambat bunyi. Cepat rambat bunyi sering dirumuskan
sebagai berikut:
v = s
/ t
v =
cepat rambat bunyi (m/s), s = jarak sumber ke pengamat (m), t = selang waktu
(s)
Kecepatan bunyi tergantung
pada temperatur. Semakin rendah suhu lingkungan semakin besar kecepatan bunyi. Hal ini membuktikan mengapa pada malam hari bunyi terdengar lebih jelas daripada siang
hari. Pada siang hari gelombang bunyi dibiaskan ke arah udara yang lebih panas (ke arah
atas) karena suhu udara di permukaan bumi lebih dingin dibandingkan dengan udara pada
bagian atasnya. Berlawanan pada malam hari, gelombang bunyi dibiaskan ke arah yang
lebih bawah karena suhu permukaan bumi lebih hangat dibandingkan dengan udara pada
bagian atasnya.
Selain dipengaruhi oleh suhu, cepat rambat bunyi di udara juga dipengaruhi oleh medium.